Header Ads

Dapat Anggaran 5,1 Triliun, Ini Rincian yang Akan Dikerjakan Kementerian PUPR di Tahun 2022

Untuk tahun 2022 ini, Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan anggaran sebesar Rp 5,1 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk melaksanakan sejumlah program pembangunan perumahan untuk masyarakat.

Terdapat sejumlah program pembangunan perumahan yang akan dilaksanakan misalnya rumah khusus (rusus) rumah susun (rusun), rumah swadaya, serta penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) rumah subsidi. Adapun rinciannya sebagai berikut:

- membangun rusus sebanyak 2.300 unit,
- rusun 12.787 unit,
- rumah swadaya 118.960 unit, dan
- bantuan PSU sejumlah 55.000 unit.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto berharap dukungan dari pemerintah daerah, pengembang, perbankan, dan masyarakat untuk mewujudkan hunian layak demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Diharapkan, setiap unit organisasi, kerja, dan pelaksana teknis di Kementerian PUPR perlu mengevaluasi capaian Tahun Anggaran (TA) 2021 dan mengecek target TA 2022.

Hal tersebut berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Ditjen Perumahan memiliki target 70 persen rumah tangga menghuni rumah layak atau sebanyak 11 juta rumah tangga. Pihaknya Kemen PUPR sendiri tetap memperhatikan kualitas dan estetika bangunan perumahan yang dibangun oleh Ditjen Perumahan.

Hal itu diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Sejuta Rumah (PSR) sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan perumahan berkualitas serta nyaman untuk ditempati.

Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, Kemen PUPR siap menggandeng seluruh mita kerja bidang perumahan untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar masyarakat Indonesia bisa menempati rumah yang layak huni.

Diberdayakan oleh Blogger.